NEWS  

Suara Petasan Merajalela di Kotasiantar Panyabungan. Polisi Diminta Patroli

Share

Panyabungan, ArmadaBerita.Com

Meski sudah dilarang pemerintah, menjelang Ramadhan ini petasan kian merajalela dan membuat warga sebagian resah. Seperti di keluharan Kota Siantar Panyabungan Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara.

Seperti yang dialami MH, (34) seorang Ibu rumah tangga di Kelurahan Kota Siantar Panyabungan Madina. Keresahaan yang ia alami ketika malam tiba anak-anak yang kira-kira berusia 11 tahun hingga remaja di kelurahan itu selalu bermain petasan hingga anaknya yang masih balita sering menangis ketakutan.

“Suami saya kebetulan lagi keluar bekerja dan anak saya sampe menangis karena takut suara petasan itu, bahkan kalau saya usir bahkan saya diejek para anak-anak itu bahkan mereka membakar dan medakkannya di atas atap rumah saya. Benaran saya kesal kenapa sih petasan itu masih ada yang jual,” kata MH kepada Armadaberita.com, Sabtu (18/04/2020).

Terpisah, kakek RN (62), warga kelurahan Kotasiantar lainnya mengaku sangat resah dan khawatir terjadi kebakaran karena ulah anak-anak yang main petasan. Ia berharap penegak hukum atau Bahbinkamtipmas dari Polsek setempat segera turun tangan akan hal ini.

“Saya khawatir terjadi musibah kebakaran. Ini tidak bisa dibiarkan. Kenapa ada saja barang petasan itu dijual. Padahal itu sudah dilarang pemerintah dan kepolisian karena membuat keributan dan bisa menimbulkan bahaya. Saya harap polisi segera menangkap para penjual dan melakukan patroli di kelurahan ini agar tempat ini nyaman kembali karena suara ledakan petasan itu,” harapnya

Amatan Armadaberita.com, banyaknya para penjual petasan secara bebas di kelurahan tersebut, sehingga banyak anak-anak dan para remaja bebas bermain petasan. Besar kemungkinan ini juga karena dampak libur panjang seluruh sekolah di tengah wabah Covid-19. (Syah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *