Daerah  

Tertarik Inovasi Simantan Gadis, Dishub Kalimantan Selatan Studi Tiru ke Dishub Sumut

Share

Armadaberita.com | MEDAN – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Dishub Sumut), Kamis (13/6/2024), guna melakukan studi tiru terhadap inovasi unggulan Simantan Gadis yang telah dikembangkan Dishub Sumut. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa transformasi digital dalam layanan transportasi yang dilakukan Dishub Sumut semakin diperhitungkan dan mulai dilirik sebagai model pengelolaan transportasi modern oleh daerah lain.

Rombongan Dishub Kalimantan Selatan yang dipimpin Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan disambut langsung oleh jajaran Dishub Sumut di Aula Kantor Dishub Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan. Dalam pertemuan itu, mereka mendapat pemaparan menyeluruh tentang Simantan Gadis (Sistem Informasi Manajemen Terminal dan Pengujian Kendaraan Bermotor berbasis digital), serta pengembangan sistem WebGIS yang semakin memperkuat fungsi aplikasi ini.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, menyampaikan bahwa Simantan Gadis merupakan bagian dari langkah digitalisasi Dishub Sumut untuk menciptakan layanan yang cepat, transparan, dan berbasis data. Salah satu fitur terobosan dalam sistem ini adalah WebGIS yang efisien dalam pemetaan fasilitas keselamatan jalan, mencakup kebutuhan maupun kondisi eksisting, serta mendukung layanan pengaduan masyarakat yang dapat diakses dalam format peta interaktif.

“WebGIS ini kami rancang untuk memudahkan visualisasi fasilitas keselamatan jalan, sehingga kebijakan dan intervensi teknis di lapangan bisa lebih tepat sasaran dan berbasis bukti. Selain itu, masyarakat juga bisa ikut terlibat aktif lewat kanal pengaduan yang tersedia,” terang Agustinus.

Pemaparan tersebut langsung menginspirasi Dishub Kalimantan Selatan untuk mengembangkan sistem serupa. Mereka menyatakan bahwa studi tiru ini bertujuan untuk mempelajari dan mengadopsi pendekatan WebGIS milik Sumut, lalu berinovasi lebih lanjut dalam penyajian data berbasis GIS yang aplikatif dan mudah digunakan.

“Kami sangat terkesan dengan pemanfaatan WebGIS dalam Simantan Gadis. Ini bisa menjadi referensi kuat dalam pengembangan sistem transportasi di Kalimantan Selatan,” ujar Kepala Bidang LLAJ Dishub Kalsel. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat untuk mengimplementasikan hasil studi tiru ini ke dalam sistem operasional mereka.

Selain berencana untuk mengintegrasikan sistem ini ke dalam tata kelola transportasi mereka, Dishub Kalimantan Selatan juga menyadari perlunya koordinasi lanjutan untuk memastikan penerapan sistem yang efisien dan efektif. Rencana untuk kunjungan kembali dan studi banding lebih mendalam pun menjadi bagian dari strategi peningkatan berkelanjutan.

Pertemuan ini diakhiri dengan sesi diskusi teknis, penyerahan cenderamata, dan komitmen kerja sama antardaerah. Kunjungan ini menjadi tonggak awal kolaborasi antarprovinsi dalam menciptakan sistem transportasi publik yang semakin transparan, partisipatif, dan berbasis teknologi.

Melalui inovasi seperti Simantan Gadis dan WebGIS, Dishub Sumut telah menunjukkan bahwa modernisasi transportasi bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang keberanian untuk mengubah sistem kerja menjadi lebih responsif dan terintegrasi—suatu langkah yang kini mulai diikuti provinsi lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *