AGAMA  

Ketua BKM Amalyatul Huda Terpilih, Jamaah Harapkan Perbaikan Sistem Hingga Galang Remaja

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Ketua Badan Kemakmuran/Kenaziran Masjid (BKM) Amalyatul Huda Pasar 8 Helvetia, Kelurahan Tg Mulia, Kecamatan Medan Deli, kota Madya Medan resmi terpilih.

Adalah Hendri Kelana sebagai Ketua BKM dalam periode kepemimpinan 2021-2024. Untuk Wakil BKM diemban, Arman. Sementara Bendahara BKM, Paiman. Bendahara Lingkungan, Anjar Asmara, Bendahara anak yatim, Surya Efendi, Bidang Ibadah Ardhi Spd, dan selaku Pembina/Penasehat adalah Kepling Lingk XXVI, Kelurahan Tg Mulia, Sutrisman, serta Wagiman, Drs.Ridwan, Drs. Akhyaruddin, dan Riadi Aseng.

Setelah terpilihnya Ketua dan pembentukan pengurus yang dilaksanakan pada malam Jum’at (17/11/2021) kemarin, kegiatan yang dimoderatori Anjas Asmara tersebut membacakan laporan pertanggung jawaban dan pembentukan pengurus lainnya. Laporan itu pun dapat diterima sepenuhnya oleh penasehat dan masyarakat lingkungan XXVI Kelurahan Tg Mulia.

“Kedepan harapan kita bersama, masjid ini lebih baik dan maju lagi. Siapapun yang terpilih, kita harus dukung dan yang lama harus legowo,” ujar Sutrisman ketika dipersilahkan meberikan kata sambutannya.

Sementara itu, Hendri Kelana sebagai Ketua BKM terpilih mengucapkan terimaksih atas dukungan warga dan jamaah kepadanya. Dirinya sangat berharap kerja sama dapat terjalin kepada para pengurus dan jamaah mesjid. “Para pengurus menjalankan fungsinya masing-masing, tetap berkordinasi denga ketua BKM dan pengurus inti,” sebutnya.

Dalam mengoptimalkan fungsi masjid, ia menguraikan misinya yaitu memperbaiki management masjid, mengoptimalkan fungsi remaja masjid, serta menjadikan masjid sebagai sentral umat islam.

Terpilihnya Ketua BKM Amalyatul Huda yang baru diasmbut baik para jamaah. Disamping itu, jamaah punya harapan sekiranya Ketua dan pengurus yang baru bersinergi memperbaiki sistem yang lama dengan lebih baik lagi dan semakin memberdayakan remaja.

“Kita harap lebih hidup lagi, seperti mengaktifkan remarja mesjid. Jadi remaja tidak hanya wirit dan PHBI saja, tapi bisa ikut membantu masyarakat seperti gotong royong membersihkan parit, hingga keterlibatan bantuan kemalangan,” kata ustadz Drs. Zakaria Koto, jamaah masjid Amalyatul Huda, Senin (22/11/2021).

Selain itu, selaku tokoh agama di sekitaran masjid ia juga berharap BKM yang baru bisa memberdayakan remaja mesjid melalui edukasi lainnya. “Memberi pelatihan tentang fardu kifayah batas mayat, bisa juga mengajak remaja mesjid Tadabur Alam dengan mengedukasi bahwa islam itu sangat mendukung kelestarian alam yaitu menjaga kebersihan lingkungan hingga mengarahkan mereka menanam pohon. Intinya pembinaan remaja mesjid,” tuturnya.

Di kepemimpinan Ketua BKM yang baru, ia juga berharap nantinya seluruh jamaah dan pengurusan BKM tidak memilah-milih umat dalam halbantuan kemalangan. “Jika ada kemalangan siapapun itu, kita gak boleh memilah umat meski yang kemalangan itu diketahui jarang ke mesjid,” harapnya (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *