Medan, ArmadaBerita.Com – Siapa yang akan mengurus jenazah ketika generasi bilal mayit saat ini tak lagi mampu menjalankan tugasnya? Pertanyaan ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan pelayanan pengurusan jenazah membutuhkan kepedulian, penghargaan, dan regenerasi dari masyarakat.
Isu tersebut mengemuka dalam peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-4 media online RUBIS.ID melalui kegiatan sosial bertajuk Tali Asih untuk Pengabdian Bilal Mayit di Ramai Coffe, Jalan Suka Ramai No. 2, Medan Johor, Sabtu (10/10/2026).
Founder RUBIS.ID, Eri Rahman, menyoroti pentingnya perhatian terhadap para bilal mayit, bukan hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga dengan mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengurusan jenazah.
Menurutnya, para bilal mayit menjalankan tugas penting yang kerap luput dari perhatian. Mereka hadir ketika keluarga berduka, membantu memandikan, mengafani, hingga mengurus proses pemakaman jenazah.
Namun, keberlanjutan pengabdian tersebut perlu dipikirkan bersama. Pelatihan dan pengenalan tugas bilal mayit kepada generasi muda menjadi salah satu langkah penting agar pelayanan ini tidak bergantung pada segelintir orang.
Kepedulian terhadap bilal mayit pun semestinya tidak berhenti pada pemberian bantuan. Penghargaan sosial, dukungan lingkungan, serta upaya menyiapkan penerus menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
Pimpinan Redaksi RUBIS.ID, Erik Indra Cipta, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para bilal mayit sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian sosial.
“Bantuan yang kami berikan mungkin tidak sebanding dengan pengabdian mereka, tetapi kami berharap tali asih ini menjadi bentuk perhatian bahwa pengabdian mereka tidak pernah luput dari penghargaan kita semua,” sebut Erik.
Dalam kegiatan itu, RUBIS.ID menyalurkan tali asih dan paket sembako kepada para bilal mayit. Acara juga diisi tausiah oleh Ustaz Bukhori Al-Hafidz serta doa bersama.
Bukhori mengingatkan bahwa pengurusan jenazah merupakan pengabdian mulia yang membutuhkan ketulusan, kesabaran, dan kesiapan mental. Tidak semua orang bersedia menjalankan tugas tersebut, sehingga mereka yang mengabdi patut mendapatkan penghormatan.
Dukungan juga disampaikan perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara, Rihdan Rasulullah. Ia menilai kepedulian kepada bilal mayit merupakan bentuk penghargaan terhadap pelayanan kemanusiaan yang memiliki arti penting bagi masyarakat.
Partisipasi BEI dalam kegiatan tersebut dilakukan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Menurut Rihdan, perkembangan dunia usaha juga perlu diiringi kontribusi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan ini turut didukung sejumlah mitra dan sponsor, di antaranya Yayasan MAPEL Indonesia, PLN UID Sumatera Utara, Pegadaian Kanwil I Medan, JNE Medan, Pelindo, KAI Divre I Sumatera Utara, dan PGN Medan.
Melalui momentum HUT ke-4, RUBIS.ID berharap kepedulian terhadap bilal mayit semakin meluas. Sebab, menghargai pengabdian mereka bukan sekadar memberikan bantuan kepada orang yang telah berjasa, melainkan juga memastikan bahwa pelayanan bagi masyarakat yang berduka tetap tersedia pada masa mendatang. (Red)











