Medan, Armada berita.Com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Provinsi Sumatera Utara Periode 2024–2029 resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM, Andre Rosiade. Prosesi pengukuhan yang khidmat ini diselenggarakan di Aula Raja Inal Siregar, Kota Medan, pada Sabtu (26/9), mengusung tema besar: “Bersatu dalam Adat, Berjamaah dalam Syarak, Maju Bersama IKM”.
Rangkaian acara diawali dengan seminar kebudayaan yang menghadirkan narasumber terkemuka. Sesi pertama diisi oleh Dr. Nurwani, S.S.T., M.Hum., yang memaparkan nilai historis dan filosofis mendalam mengenai tradisi ritual Minangkabau, seperti tradisi ilau, ratok bawak (penghulu), hingga jejak penyebaran agama Islam di Minangkabau. Sesi kedua dilanjutkan oleh Ketua DPW IKM Sumut, Prof. Dr. dr. Delfitri Munir, Sp.THT-KL.(K), yang mengupas tuntas dinamika perantau Minang, pentingnya filosofi hidup berdampingan, menjaga identitas budaya, serta tanggung jawab moral generasi muda Minang di perantauan.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution; Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ade Jona Prasetyo; serta jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Dalam Laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Hendri Fauzan, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia, pengurus, serta jajaran Badan Musyawarah Masyarakat Minang yang telah bergotong royong menyukseskan acara. Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Gubernur Sumut atas fasilitas tempat yang disediakan, serta kepada para tamu undangan yang tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dari pagi hingga selesai.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga terhadap kontribusi perantau Minang, khususnya dalam sektor perdagangan dan perekonomian. Ia mengajak keluarga besar IKM untuk terus memperkuat kolaborasi strategis antara masyarakat Minang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara guna memajukan ekonomi keumatan dan pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, menitipkan pesan agar warga Minang di Sumatera Utara senantiasa menjadi mitra strategis pemerintah. “Ajaklah kami sebagai mitra strategis, maka kami akan senantiasa mendukung penuh program-program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujar Andre.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat sekaligus Anggota DPR RI, Ade Jona Prasetyo, berharap kepengurusan IKM yang baru dapat memperkuat rasa kekeluargaan dan menjadi wadah pembinaan yang solid bagi masyarakat Minang hingga ke tingkat kabupaten/kota.

Dalam keterangannya kepada awak media, Ketua DPW IKM Sumut, Prof. Dr. dr. Delfitri Munir, menjelaskan bahwa meskipun kepengurusan telah berjalan sejak Desember 2024, dinamika organisasi serta penyesuaian administratif baru dikukuhkan secara resmi hari ini. Ia menegaskan bahwa IKM Sumut terus memperluas jangkauan organisasinya. Hingga saat ini, IKM telah terbentuk di 12 kabupaten/kota, termasuk empat DPD baru yang turut dikukuhkan dalam kesempatan ini.
“Visi kami jelas, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kami mengajak seluruh warga Minang di Sumatera Utara untuk bahu-membahu berkontribusi positif bagi daerah. Setelah pelantikan ini, kami akan segera menggelar Rapat Kerja (Raker) berjenjang dari pusat hingga daerah guna memastikan program kerja berjalan optimal,” tegas Prof. Delfitri.
Momen pelantikan ini juga diwarnai dengan aksi solidaritas kemanusiaan. Melalui pelelangan novel karya Prof. Delfitri, terkumpul dana donasi sebesar Rp11 juta. Seluruh hasil lelang tersebut akan disalurkan langsung kepada masyarakat Minang di Kabupaten Solok yang tengah terdampak bencana longsor.
“Apapun yang terjadi di kampung halaman, akar budaya kita tetap di sana. IKM siap hadir untuk membantu, sejalan dengan komitmen kami untuk terus mendukung kemajuan Sumatera Utara,” pungkasnya.











