Kepling Ditangkap Kasus Sabu, Ketua DPRD Medan Semprot Kinerja Camat dan Lurah Medan Barat

Wong Chun Sen Tarigan Minta APH Jaga Kondusifitas Saat Imlek dan Jelang Pemilu 14 Februari 2024
Wong Chun Sen Tarigan Minta APH Jaga Kondusifitas Saat Imlek dan Jelang Pemilu 14 Februari 2024
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Penangkapan seorang oknum kepala lingkungan (kepling) di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, terkait kasus narkotika jenis sabu menuai sorotan tajam dari Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B. Kedua Kepling ini digrebek dari kediamannya oleh Sat Res Narkoba Polrestabes Medan pada Senin (9/3/2026) dini hari.

Menanggapi hal itu, Wong menilai peristiwa tersebut menjadi tamparan keras bagi aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan yang dinilai lalai melakukan pengawasan di wilayahnya.

Menurutnya, sangat ironis ketika aparat lingkungan yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat justru terseret dalam kasus peredaran narkoba.

“Ini sangat memalukan. Kantor lurahnya tepat di depan rumah saya. Seharusnya lurah dan camat mampu menjaga marwah wilayahnya serta melakukan pengawasan agar kejadian seperti ini tidak terjadi, apalagi terkait narkoba,” kata Wong dengan nada geram saat ditanyai tentg kasus tersebut kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

Ia mendesak agar oknum kepling yang terlibat segera dicopot dari jabatannya. Selain itu, Wong juga meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aparatur lingkungan lainnya, termasuk pelaksanaan tes urine secara rutin bagi jajaran pemerintahan di Kecamatan Medan Barat.

Menurut Wong, sulitnya memutus mata rantai peredaran narkoba di masyarakat tidak terlepas dari dugaan keterlibatan oknum aparat di tingkat lingkungan.

“Bagaimana narkoba mau diberantas kalau aparat yang seharusnya menjaga lingkungan justru diduga ikut tersangkut. Ini yang membuat peredaran narkoba semakin sulit diputus,” ujarnya.

Selain menyoroti kasus narkoba, Wong juga mengkritik persoalan kebersihan di Kelurahan Pulo Brayan Kota yang dinilai belum tertangani dengan baik. Ia mengungkapkan setiap hari harus mencium bau menyengat dari tong sampah umum yang berada tepat di depan rumahnya.

Menurutnya, pengangkutan sampah yang baru dilakukan setelah pukul 09.00 WIB membuat warga sekitar harus menanggung aroma tidak sedap sejak pagi hari. Ia juga menyoroti kondisi Lapangan Pertiwi yang dipenuhi sampah dan terlihat kumuh.

“Tidak heran Kecamatan Medan Barat terus menjadi sorotan. Kalau aparatnya sibuk dengan urusan lain dan abai terhadap persoalan masyarakat, maka masalah akan terus menumpuk,” sindirnya.

Wong pun meminta Wali Kota Medan mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan agar lebih serius menjaga wilayahnya, terutama dalam memberantas peredaran narkoba.

Ia menegaskan bahwa peredaran narkoba dan maraknya aksi begal harus menjadi perhatian bersama untuk diberantas, bukan dibiarkan berkembang di tengah masyarakat. (Im/Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *