NEWS  

Pencuri Motor Penanam Padi di Sambirejo Timur, Tewas Usai Tersungkur ke Parit

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Seorang pelaku pencuri sepeda motor (kreta) tewas seketika usai Honda Supra X 125 BK 5206 AEJ milik korban yang dilarikannya menabrak pohon hingga tersungkur ke dalam parit tak jauh dari lokasi pencurian di Jalan Rahayu Ujung, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (29/6/2020) sekira pukul 11.30 WIB.

Peristiwa pencurian itu sempat membuat warga disana geger. Pasalnya, pelaku yang diketahui berjumlah dua orang sempat tak terkejar oleh korban dan warga usai melarikan sepeda motor. Sebab, begitu korban meneriaki maling terhadap keduanya yang membawa motor korban, pelaku langsung tancap gas hingga tak terjangkau korban.

“Tapi karena takut tertangkap, kedua pelaku melaju motor itu dengan kencang, sehingga motor yang dikendarai keduanya menabrak pohon yang berada di badan jalan, lalu tersungkur ke dalam parit,” kata salah seorang warga, Syahrul (32).

Akibatnya, salah satu pelaku yang belum diketahui identitasnya itu tewas seketika di lokasi. Tewasnya pelaku yang ditaksir berusia 40 tahunan serta mengenakan pakaian kemeja bergaris dan celana jeans panjang tersebut sempat membuat warga disana heboh dan tetap menjadi perbincangan tentang menghujat pelaku.

Sebab, aksi pencurian yang dilakukan kedua pelaku terhadap seorang petani wanita bernama, Ngateni (46) warga Jalan Sederhana, Dusun 10, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan yang saat itu sedang menanam padi di tengah persawahan di lokasi kejadian. Sementara salah sorang pelaku lainnya, berhasil kabur dan menambah kekesalan warga.

“Warga udah geram kali tadi karena mencuri kreta ibu-ibu yang sedang menanam padi, untung mati, kalau setengah mati mungkin tetap dihajar warga. Apalagi satu pelakunya berhasil kabur karena takut warga yang sudah dekat pas pengejaran, menangkapnya,” beber Syahrul.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Otniel Siahaan saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya pelaku pencurian sepeda motor yang menewaskan salah satu pelakunya pada no noakibat menabrak pohon dan tersungkur ke parit usai kabur membawa motor milik korban.

“Iya benar, korban saat itu sedang menanam padi di sawahnya, sementara sepeda motor korban diparkir di pinggiran jalan. Pelaku membawa kabur sepeda motor itu,” jelas Kapolsek Percut.

Kompol Otniel Siahaan juga mengakui bahwa pelaku pencurian itu dilakukan oleh dua orang.

“Satu pelaku yang mengendarai sepeda motor korban meninggal dunia dan satu orang pelaku lagi melarikan diri ke arah sawah. Sempat dikejar warga namun tidak ditemukan,” jelasnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan mengakui bahwa pihaknya mengetahui kejadian itu setelah mendapatkan informasi masyarakat.

“Ketika personel kita sampai di TKP, seorang lelaki sudah tergeletak di pinggir parit jalan dalam kondisi sudah tidak bernafas dan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” akunya.

Saat ini, petugas telah membawa jasad salah satu pelaku ke RS Bhayangkara Medan guna dilakukan visum dan masih menunggu kehadiran pihak keluarganya.

“Untuk sementara Identitas pelaku masih belum diketahui, Polsek Percut sedang berkoordinasi dengan Inafis Polrestabes Medan untuk mengetahui identitas Pelaku. Mohon waktu ya,” pungkas Kompol Otniel. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *