Madina, ArmadaBerita.Com
Bupati Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara menegaskan agar jangan menjadikan pengadaan alat pelindung diri (APD) Covid 19 menjadi ajang korupsi.
Hal itu diungkapkan Bupati Madina dihadapan para anggota Polri, TNI, Kejaksaan Negri dan DPRD Kabupaten Madina di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek perkantoran Payaloting kepada Wartawan, Rabu (15/04/2020).
“Saya tidak akan mau membantu siapapun diantara kami atau siapapun diantara gugus tugas yang mempergunakan musibah besar ini sebagai ajang korupsi,” demikian penegasan yang diutarakan, Drs. Dahlan Hasan Nasution, Bupati Madina.

Bahkan ia kata dia, musiabah (Covid 19) ini jangan dibuat menjadi ajang korupsi bersama-sama dan selingkuh bareng-bareng.
“Saya dengan tegas tadi. Iyakan pak kajari? Kami semuanya sudah bahas. Saya rasa jangalah digunakan musibah yang maha berat ini untuk mendapatkan kesempatan korupsi, selingkuh bareng-bareng, saya mohon,” pinta Dahlan saat dirinya didampingi Kajari, Kapolres dan Ketua DPRD Madina.
Dahlan juga meminta, agara masyarakat Madina mengurangi perkumpulan atau hal yang memngumpulkan keramain agar secepatnya penyebaran Virus Corona itu segera berakhir dengan maksud memutuskan rantai penyebarannya. (Syah)











