Sukabumi, ArmadaBerita.Com
Ribuan jamaah Masjid Raya Al-Mutaqin Setukpa Lemdiklat Polri, menggelar sholat Ghaib untuk korban tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu. Shalat ghaib tersebut dilakukan usai pelaksanaan shalat jum’at berjamaah.
Jamaah yang melaksanakan ibadah sholat ghaib terdiri dari personel Setukpa, Calon Siswa Pendidikan Alih Golongan dari Bintara ke Perwira gelombang I tahun 2022, siswa Pembentukan Polisi Kehutanan dan masyarakat sekitar lingkungan Setukpa Lemdiklat Polri.
“Kegiatan sholat ghaib ini ditujukan bagi korban tragedi kerusuhan di Stadion kanjuruhan. Semoga para korban meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik disisi Tuhan yang maha kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Kasetukpa Brigjen Pol Mardiaz Kusin.
Selain kegiatan sholat ghaib, diwaktu yang bersamaan juga digelar doa bersama oleh personel dan siswa Setukpa yang beragama non Muslim di tempat ibadah masing-masing secara serentak.
“Kegiatan sholat ghaib dan doa bersama ini dilaksanakan sebagai salah satu wujud ungkapan belasungkawa yang mendalam dan rasa empati kami terhadap para korban tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Semoga kedepan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
Diketahui bahwa tragedi kerusuhan di stadion Kanjuruhan merupakan peristiwa kerusuhan terbesar kedua didunia yang menyebabkan 129 orang dinyatakan tewas. Kerusuhan terjadi saat Persibaya Surabaya bertandang melawan Club Arema FC. Keributan pecah saat seporter yang mulai rusuh diberikan tembakan gas air mata oleh polisi. Akibatnya dibuat penonton kalangan kabut. Banyak korban tewas terinjak-injak. (Ril/Red)











